BOYOLALI — Dalam rangka memperingati hari keanekaragaman hayati sedunia, belasan anggota pramuka penegak dari satuan karya (saka) wanabakti kwarcab boyolali bekerjasama dengan perum perhutani telawa juwangi menggelar penanaman bibit alpukat di sekitar pos pantauan keamanan hutan bagian kesatuan pemangku hutan (BKPH) Kedung Cumpleng, Desa Ngaren, Kecamatan Juwangi, Rabu (22/5/2024).
Kegiatan penanaman bibit tersebut bertujuan untuk melestarikan keanekaragaman hayati di hutan sekitar pos keamanan di kecamatan juwangi, peringatan hari keanekaragaman hayati tersebut sebagai wujud bakti pramuka pada ibu pertiwi dalam melestarikan lingkungan dan menjaga plasma nutfah agar tidak punah.
Sebanyak 50 bibit pohon alpukat ditanam anggota pramuka penegak saka wanabakti kwarran juwangi bersama management perum perhutani kph telawa juwangi serta sejumlah relawan, penanaman saat ini baru satu jenis pohon saja namun kedepan bisa ditambah bibit pohon yang lain.
Harapannya dengan kegiatan ini dapat menjaga kelestarian hutan serta mengajak generasi muda terutama anggota pramuka untuk menjadi garda terdepan dalam kelestarian hutan”, Ujar pamong saka wanabakti Kak Bambang Winarto, Kamis (23/5/2024).
Salah satu peserta kegiatan, Aulia Nur Riskhi (16), mengatakan bahwa ia senang bisa ikut kegiatan tanam bibit pohon alpukat ini. Dari SMKN 1 Juwangi ada 11 orang yang diutus untuk mengikuti kegiatan penanaman bibit pohon dalam rangka memperingati hari keanekaragaman hayati sedunia ini.
“Selain bisa menambah pengalaman juga memang menyukai hutan, makanya saya ikut saka wanabakti dan alhamdulilah bisa ikut kegiatan ini semoga hutan bisa tetap lestari,” ujar siswi kelas X SMKN 1 Juwangi tersebut.
Kak Eksani, pelaksana Humas Kwarcab Boyolali menjelaskan, dalam rangka peringatan hari keanekaragaman hayati sedunia yang dipusatkan di KPH Telawa, kecamatan Juwangi bekerjasama dengan perum perhutani melibatkan sejumlah anggota dari polisi hutan, polisi hutan mobil, asisten perhutani, wakil administratur selaku pinsaka, kasi perencanaan sumber daya hutan, kasi pengembangan aset dan agro serta kepala resort pemangku hutan.
Sementara itu untuk anggota pramuka penegak kita utus saka wanabakti sebanyak 11 orang dari kwarran juwangi, sebelum penanaman dimulai kita gelar seremonial untuk penyerahan bibit alpukat kepada perwakilan perum perhutani yang diterima langsung oleh administratur KKPH telawa selaku mejelis pembimbing atau mabisaka saka wanabakti, semoga dengan penanaman bibit pohon ini bisa membuat hutan kembali rindang kedepan hutan tetap lestari dan menjadi paru paru dunia, jelasnya.
___Pewarta : Eksani
Editor : Amran